Oleh: edjaya | 3 November 2008

Anemia

Anemia atau kurang darah disebabkan oleh asupan zat besi yang tidak mencukupi, selama masa kehamilan seorang ibu hamil membutuhkan 30mg zat besi setiap hari dibandingkan dengan normal cuma 15 mg per hari.

20% dari semua ibu hamil mengalami gejala kurang darah yang bisa berakibat pada mudah lelah dalam beraktivitas, mudah tertekan dan  sakit, emosi menjadi tidak stabil, muka pucat, napas menjadi lebih pendek, sakit kepala ringan, ingin istirahat/duduk ataupun tiduran terus, dan lebih fatal lagi bisa menyebabkan pingsan yang sangat tidak baik buat janin dalam kandungan.

Anemia juga dapat terjadi jika seorang ibu hamil pernah mengalami pendarahan hebat ataupun terjadi kecelakaan.

Pada awal konsultasi ke bidan/dokter kandungan akan dilakukan pengecekan kandungan hemoglobin dalam darah, jika memang adanya indikasi anemia, maka akan diberikan vitamin ataupun suplemen zat besi oleh dokter sebagai upaya pencegahan. Suplemen zat besi ada yang bisa menyebabkan gak enak badan saat bangun pagi ataupun sembelit, jadi tanyakan dahulu dengan dokter supaya anda tidak terkejut nantinya. Suplemen zat besi diminum pada malam hari sebelum tidur dan minum banyak air putih. Suplemen ini tidak boleh diminum bersamaan dengan susu karena susu mengurangi penyerapan zat besi dalam tubuh.

Komsumsi makanan yang kaya zat besi misalnya daging sapi, sayur2an hijau, buah2an, roti, cereal. Perbanyak juga vitamin C dan vitamin B.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: